BJBR: Peringkat Sejumlah Obligasi Bank BJB Turun ke idAA-
PEFINDO memangkas peringkat obligasi keberlanjutan, surat berharga perpetual, dan obligasi subordinasi Bank BJB senilai total sekitar Rp5,7 triliun turun satu tingkat.
15 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menurunkan peringkat sejumlah instrumen utang Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) satu tingkat, berdasarkan hasil rapat komite pemeringkatan pada 9 September 2026. Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I Obligasi Keberlanjutan Bank BJB dengan plafon maksimum Rp2 triliun turun dari idAA menjadi idAA-, sama dengan empat seri obligasi yang sudah terbit dari program itu, yaitu Tahap I 2024 Seri A dan B serta Tahap II 2026 Seri A dan B, dengan total nilai pokok Rp1,93 triliun dan jatuh tempo bertahap dari Desember 2027 hingga April 2031. PUB I Surat Berharga Perpetual dengan plafon maksimum Rp3 triliun juga turun, dari idA menjadi idA-, termasuk seri yang sudah terbit senilai Rp1 triliun dengan jatuh tempo 10 Juni 2030.
Penurunan serupa terjadi pada obligasi subordinasi. Enam seri Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II, III, dan IV Bank BJB, dengan total nilai pokok Rp3,77 triliun dan jatuh tempo tersebar antara Maret 2027 sampai Juli 2031, turun dari idA+ menjadi idA. Semua peringkat baru ini disertai outlook stabil dan berlaku untuk periode 9 September 2026 sampai 1 September 2027. Adapun Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap III Tahun 2019 Seri C senilai Rp74 miliar, yang jatuh tempo 18 Oktober 2026, tetap di peringkat idAA- karena berstatus obligasi senior yang tidak termasuk dalam kelompok yang diturunkan.
PEFINDO menyatakan penilaian ini didasarkan pada laporan keuangan tidak diaudit per 30 Juni 2026 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025. Surat hasil pemeringkatan bernomor RC-1217/PEF-DIR/IX/2026 diterbitkan 9 September 2026, diterima manajemen BJBR pada 11 September 2026, dan dipublikasikan ke Bursa Efek Indonesia pada tanggal yang sama, ditandatangani Direktur Utama BJBR Ayi Subarna sebagai penerima.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BJBR? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.