PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mengumumkan rencana pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan I Bank BJB Tahap III Tahun 2019 Seri C senilai Rp74 miliar. Obligasi dengan kupon 8,75 persen ini diterbitkan pada 18 Oktober 2019 dan jatuh tempo pada 18 Oktober 2026. Pengumuman disampaikan melalui surat bernomor 948/DIR-TRE/2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Irwan Riswandi.

Dalam surat terpisah kepada Bursa Efek Indonesia, manajemen menyebut total dana yang disiapkan untuk pembayaran pokok dan bunga obligasi ini mencapai Rp75,618 miliar, terdiri dari pokok Rp74 miliar ditambah bunga sekitar Rp1,619 miliar. Bank bjb menyatakan dana tersebut sudah tersedia dan tercatat pada pos penempatan di Bank Indonesia per posisi laporan keuangan bulanan per 31 Agustus 2026. Pelaporan ini merujuk pada ketentuan Bursa Efek Indonesia Kep-00015/BEI/01-2021 yang mewajibkan emiten melaporkan kesiapan dana pelunasan efek paling lambat 15 hari bursa sebelum jatuh tempo.

Sesuai aturan itu, laporan kesiapan dana disampaikan sekitar tiga pekan sebelum tanggal jatuh tempo. Surat kesiapan dana tersebut ditandatangani oleh direksi yang membidangi keuangan bank bjb.