BPII Bagikan Dividen Interim Rp35 Miliar, Cair 11 September
BPII membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp3,54 per saham, total maksimal Rp35 miliar, dengan pencatatan pemegang saham 28 Agustus dan pembayaran 11 September 2026.
14 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp3,54 per saham, dengan total dividen paling banyak Rp35 miliar dan paling sedikit Rp34,99 miliar tergantung jumlah saham yang berhak. Keputusan ini diambil Direktur Utama Rudi Setiadi Tjahjono dan Direktur Luo Xude pada 12 Agustus 2026, setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris lewat surat keputusan bernomor 003/BPI/KOM/VIII/2026 pada tanggal yang sama.
Dasar pembagian dividen ini adalah kinerja keuangan perseroan per 30 Juni 2026. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat Rp42,83 miliar. Perseroan juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,59 triliun dan total ekuitas Rp1,85 triliun, sehingga dividen yang dibagikan kali ini hanya sekitar 1,9 persen dari total ekuitas perseroan.
Soal jadwalnya, batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 26 Agustus 2026, sementara di pasar tunai pada 28 Agustus 2026. Pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham hingga pukul 16.00 WIB pada 28 Agustus 2026 berhak atas dividen ini, yang akan dibayarkan pada 11 September 2026. Pembagian dividen interim ini nantinya akan diperhitungkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk tahun buku 2026, yang baru akan digelar pada 2027.
Perseroan juga mengingatkan pemegang saham asing yang negaranya memiliki perjanjian penghindaran pajak berganda dengan Indonesia untuk menyerahkan surat keterangan domisili pajak kepada biro administrasi efek perseroan paling lambat 28 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, apabila ingin memperoleh tarif pemotongan pajak lebih rendah dari tarif normal 20 persen.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BPII? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.