PT Budi Delta Swakarya membeli 203,7 juta saham BUDI seharga Rp210 per lembar pada 5 Agustus 2026, mengerek hak suaranya dari 33,11% menjadi 37,65%.
10 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Budi Delta Swakarya melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya di PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 10 Agustus 2026, sesuai ketentuan POJK Nomor 4/2024. Sebelum transaksi, pihak ini memegang 1.487.271.833 saham BUDI dengan hak suara 33,11 persen. Setelah transaksi, kepemilikannya naik menjadi 1.690.967.732 saham dengan hak suara 37,65 persen.
Penambahan tersebut berasal dari pembelian 203.695.899 saham biasa BUDI pada 5 Agustus 2026, dengan harga Rp210 per saham dan status kepemilikan tidak langsung. Dalam laporan, tujuan transaksi disebutkan sebagai investasi jangka panjang. Jumlah saham yang ditambahkan setara dengan sekitar 13,70 persen dari kepemilikan pelapor sebelumnya, dan mendorong hak suaranya naik 4,54 poin persentase.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BUDI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.