PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pencatatan awal Obligasi Berkelanjutan VII Federal International Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap IV Tahun 2026 milik emiten berkode FIFA, mulai 28 September 2026. Obligasi ini bernilai total Rp2,5 triliun dan terbagi menjadi dua seri, dengan wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan peringkat AAA(idn) alias Triple A dari Fitch Ratings Indonesia.

Seri A bernilai Rp1,41 triliun dengan bunga tetap 7,15 persen per tahun, berjangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi dan jatuh tempo pada 5 Oktober 2027. Seri B bernilai Rp1,09 triliun dengan bunga tetap 7,40 persen per tahun, berjangka waktu 36 bulan dan jatuh tempo pada 25 September 2029. Bunga kedua seri dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 25 Desember 2026, dan pokok utang dilunasi sekaligus saat jatuh tempo. Obligasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus, melainkan dengan seluruh harta kekayaan perseroan, dan kedudukan pemegang obligasi setara tanpa hak didahulukan dibanding kreditur lain FIFA.

Penerbitan ini merupakan tahap keempat dari program Penawaran Umum Berkelanjutan VII yang menargetkan total dana Rp10 triliun. Sebelumnya FIFA sudah menerbitkan Tahap I senilai Rp500 miliar dan Tahap II senilai Rp2,5 triliun pada 2025, serta Tahap III senilai Rp2,5 triliun pada 2026, sehingga total dana yang terkumpul dari program ini mencapai Rp8 triliun. Penjaminan emisi dilakukan secara kesanggupan penuh oleh BRI Danareksa Sekuritas, BNI Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas Indonesia, Indo Premier Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas. Per 30 Juni 2026, FIFA tercatat memiliki 266 kantor cabang dan 445 POS di berbagai wilayah Indonesia.