PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melaporkan perubahan kepemilikan saham dari salah satu pemegang saham besarnya, Kreatif Media Karya, kepada Otoritas Jasa Keuangan. Dalam laporan bertanggal 7 September 2026 itu, pelapor yang bukan berstatus direksi maupun komisaris ini tercatat menambah kepemilikannya melalui pembelian saham secara tidak langsung sebanyak 803.287.800 lembar saham biasa BUKA. Transaksi dilakukan pada 4 September 2026 dengan harga Rp126 per saham, sehingga nilainya sekitar Rp101,2 miliar, dengan tujuan yang disebutkan sebagai investasi.

Sebelum transaksi, Kreatif Media Karya sudah menggenggam 46.321.746.385 lembar saham BUKA atau setara 44,90% hak suara perusahaan. Setelah pembelian ini, jumlah sahamnya naik menjadi 47.125.034.185 lembar dan hak suaranya bertambah menjadi 45,68%. Dengan porsi kepemilikan yang sudah mendekati separuh dari total saham beredar, penambahan ini membuat posisi Kreatif Media Karya sebagai salah satu pemegang saham utama Bukalapak semakin kuat.

Dokumen tidak merinci sumber dana pembelian maupun kaitannya dengan rencana korporasi tertentu, hanya mencantumkan tujuan transaksi sebagai investasi. Laporan ini terbit beberapa hari setelah BUKA membantah memiliki informasi material terkait volatilitas transaksi sahamnya pada 2 September 2026, meski dokumen keterbukaan ini tidak menyebut kaitan langsung antara keduanya.