Bursa Efek Indonesia mencatatkan 83.066.103 saham baru PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) di Papan Pencatatan Pengembangan, hasil dari pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Dengan penambahan ini, jumlah saham BUVA yang tercatat di bursa naik dari 29.994.600.049 saham menjadi 30.077.666.152 saham. Tanggal pencatatan saham baru ini ditetapkan 2 November 2026, sesuai pengumuman resmi BEI bernomor Peng-RI-00061/BEI.PP2/10-2026.

Surat dari PT Electronic Data Interchange Indonesia (EDI Indonesia), selaku biro administrasi efek BUVA, menyebutkan bahwa exercise HMETD tersebut dilakukan pada 29 Oktober 2026. Setelah penambahan ini, masih ada 693.652.150 lembar HMETD BUVA yang tercatat di BEI namun belum dieksekusi oleh pemegangnya.

Pencatatan ini merupakan bagian dari proses penambahan modal lewat rights issue (PMHMETD II) yang sebelumnya diberitakan berpotensi mendilusi kepemilikan pemegang saham lama hingga 203,11 persen. Jumlah saham yang baru tercatat kali ini relatif kecil dibandingkan total saham BUVA yang sudah beredar, namun sisa hak yang belum dieksekusi menunjukkan proses rights issue ini masih berjalan dan berpotensi menambah saham beredar lagi ke depan.