BYAN Nyatakan Force Majeure, RKAB Anak Usaha Belum Terbit
Bayan Resources dan tiga anak usahanya menyatakan force majeure atas kewajiban pasokan batu bara karena revisi RKAB 2026 belum disetujui pemerintah.
14 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Bayan Resources (BYAN) melalui tiga anak usahanya, PT Tiwa Abadi (TA), PT Tanur Jaya (TJ), dan PT Fajar Sakti Prima (FSP), pada 11 September 2026 menyampaikan pemberitahuan keadaan kahar atau force majeure kepada para pelanggannya atas kewajiban penyediaan batu bara berdasarkan Perjanjian Penyediaan Batu Bara (Coal Supply Agreement). Keterbukaan informasi ini disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia pada 14 September 2026, ditandatangani oleh Corporate Secretary sekaligus Direktur, Jenny Quantero.
Force majeure ini dipicu oleh belum terbitnya persetujuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun 2026 untuk ketiga anak usaha tersebut, meski permohonan perubahan RKAB sudah diajukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tanpa persetujuan RKAB, anak-anak usaha Bayan tidak bisa menjalankan kegiatan produksi batu bara secara sah, sehingga memengaruhi kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban pasokan kepada para pelanggannya.
Dalam dokumen itu, Bayan menyebut kondisi ini menimbulkan dampak yang cukup material terhadap kelangsungan usaha perseroan. Perusahaan menyatakan berharap pemberitahuan force majeure ini dapat meminimalisir risiko dan konsekuensi bagi Bayan dan anak-anak usahanya, meski dokumen tidak merinci nilai kontrak yang terdampak maupun tenggat waktu penyelesaian RKAB.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
BYANBayan Resourcesforce majeureRKAB
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BYAN? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.