PT Natura City Developments Tbk (CITY) mengumumkan rencana public expose tahunan di Hotel Nawana, Sentul City, Kabupaten Bogor, pada 9 November 2026 pukul 14.00 WIB. Surat pemberitahuan ditandatangani Corporate Secretary CITY, Rio Tinto Sirait. Acara akan diisi sambutan dan presentasi profil perusahaan, pembahasan perkembangan proyek Perumahan Serpong Natura City, presentasi performa keuangan, serta sesi tanya jawab yang dibatasi untuk tiga penanya pertama secara langsung.

Dalam materi yang disiapkan untuk acara tersebut, CITY membuka data keuangan sembilan bulan pertama 2026. Pendapatan bersih perusahaan naik dari Rp104,76 miliar pada periode Januari-September 2025 menjadi Rp125,26 miliar pada periode yang sama tahun ini. Laba bersih melonjak lebih tajam, dari Rp11,92 miliar menjadi Rp17,84 miliar, sehingga laba bersih per saham naik dari Rp2,20 menjadi Rp3,30.

Dari sisi aset, total aset perusahaan per 30 September 2026 tercatat Rp1,14 triliun, naik dari Rp1,12 triliun pada akhir 2025, dengan total utang naik tipis dari Rp236,12 miliar menjadi Rp239,57 miliar dan ekuitas bertambah dari Rp884,95 miliar menjadi Rp902,79 miliar. Materi itu juga menegaskan tidak ada aksi korporasi sepanjang 2026 sehingga saham beredar tetap 5.405.188.966 lembar, dengan PT Sakti Generasi Perdana sebagai pemegang saham terbesar di 20,63 persen, diikuti PT Tunas Tumbuh Berkembang 9,89 persen, Golden Capital Foundation Limited 9,44 persen, dan PT Karya Cakrawala Perdana 5,81 persen. Untuk proyek Serpong Natura City, dari total 2.105 unit yang direncanakan, 1.780 unit sudah terjual dan 1.038 unit telah menyelesaikan proses akta jual beli (AJB) per 30 September 2026.