PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mengoreksi laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) yang sebelumnya disampaikan pada 15 Juli 2026. Laporan koreksi per 30 Juni 2026 ini dikirim pada 7 Oktober 2026 dan ditandatangani Direktur Martua Sihaloho. Total dana yang dihimpun dari IPO pada 26 November 2021 tercatat Rp3,67 triliun, dan setelah dipotong biaya penawaran umum Rp96,16 miliar, dana bersih yang bisa dipakai perusahaan adalah Rp3,57 triliun.

Dari dana bersih tersebut, alokasi terbesar adalah belanja modal penambahan kapasitas produksi sebesar Rp1,18 triliun (33 persen dari total dana IPO). Sampai akhir Juni 2026 realisasinya baru Rp1,04 triliun (29,1 persen), menyisakan Rp138,1 miliar yang ditargetkan rampung paling lambat 2027. Untuk penyetoran modal ke anak usaha PT Macroprima Panganutama, dari rencana Rp892,4 miliar baru terealisasi Rp375 miliar, menyisakan Rp517,4 miliar dengan target penyelesaian 2030. Yang paling mencolok adalah penyetoran modal ke anak usaha PT Macrosentra Niagaboga: dari rencana Rp713,9 miliar, realisasinya masih nol rupiah hingga pertengahan 2026, dengan target penyelesaian yang sama, paling lambat 2030. Dana untuk ekspansi saluran distribusi terealisasi Rp488,7 miliar dari rencana Rp535,5 miliar, menyisakan Rp46,7 miliar yang juga ditargetkan selesai 2030. Adapun alokasi modal kerja operasional Rp251,1 miliar (7 persen) sudah habis terpakai sejak 2022.

Total sisa dana IPO yang belum terpakai per 30 Juni 2026 mencapai Rp1,42 triliun. Dana ini ditempatkan di deposito berjangka Bank Permata senilai Rp322,5 miliar (bunga 5 persen per tahun, tenor dua bulan), giro Bank BCA Rp651,5 juta (bunga 0,2 persen, tenor satu bulan), dan sisanya di sembilan seri obligasi negara: INDON 27 N Rp47,1 miliar, INDON 27 NN Rp236,4 miliar, INDON 27 Rp46,7 miliar, INDON 28 NN Rp309,9 miliar, INDON 31 NNN Rp102,3 miliar, INDOIS 28 N Rp47,2 miliar, INDON 31 NN Rp86,1 miliar, INDOIS 35 N Rp67,3 miliar, dan FR0059 Rp150 miliar, dengan imbal hasil berkisar 3,85 persen sampai 7 persen per tahun. Seluruh penempatan ini dilakukan pada pihak ketiga yang tidak berafiliasi dengan perusahaan.