Raymond, anggota Direksi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), melaporkan penambahan kepemilikan saham perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 20 Oktober 2026. Sebelum transaksi ia memegang 9.621.800 lembar saham TPIA, setara 0,01% hak suara. Setelah transaksi, kepemilikannya naik menjadi 10.621.800 lembar, namun porsi hak suaranya di perusahaan tetap tercatat 0,01% karena basis jumlah saham TPIA yang sangat besar.

Penambahan sebanyak 1.000.000 lembar saham itu dilakukan melalui empat kali pembelian tidak langsung pada 16 Oktober 2026, masing-masing sebanyak 150.000, 400.000, 150.000, dan 300.000 lembar saham biasa. Seluruh transaksi dilakukan pada harga yang sama, Rp1.205 per saham, dengan tujuan investasi, sehingga total nilai pembelian mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Dibandingkan dengan kepemilikan Raymond sebelumnya, penambahan ini setara 10,39%, cukup berarti bagi portofolio pribadinya. Namun karena basis saham TPIA yang sangat besar, transaksi ini tidak mengubah persentase hak suaranya di perusahaan, yang tetap berada di angka 0,01% baik sebelum maupun setelah pembelian.