Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Kamis, 10 September 2026, di Hotel Pullman Jakarta, dihadiri pemegang saham yang mewakili 147.750.868.617 saham atau 94,67 persen dari total 156.062.123.250 saham berhak suara. Rapat dipimpin oleh Evita Herawati Legowo dan membahas dua agenda: pengurangan modal serta pergantian susunan pengurus.
Agenda pertama, pengurangan modal melalui penarikan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback), disetujui 99,9 persen suara. Modal dasar perseroan turun dari Rp600 miliar menjadi Rp596 miliar, sedangkan modal ditempatkan dan disetor turun dari Rp192.638.080.000 menjadi Rp188.785.446.800, dengan cara menarik dan membatalkan 3.852.633.200 saham. Direksi diberi kuasa untuk menyusun ulang Anggaran Dasar dan mengurus persetujuan atau pemberitahuan perubahan tersebut kepada Menteri Hukum.
Agenda kedua, juga disetujui 99,9 persen suara, mengesahkan pengunduran diri Franky Oesman Widjaja dari jabatan Presiden Komisaris beserta pembebasan tanggung jawab pengawasan untuk periode 1 Januari hingga 10 September 2026. David Fernando Audy, yang sebelumnya menjabat Direktur, mundur dari posisi itu dan diangkat sebagai Presiden Komisaris baru dengan masa jabatan hingga 30 Juni 2029. Susunan Dewan Komisaris kini terdiri dari David Fernando Audy, Handhianto Suryo Kentjono, serta empat Komisaris Independen: Evita Herawati Legowo, Robert Arthur Simanjuntak, F.X. Sutijastoto, dan Hendrikus Passagi. Susunan Direksi tidak berubah selain kekosongan yang ditinggalkan Audy, yaitu Lay Krisnan Cahya sebagai Presiden Direktur, Lokita Prasetya dan Marlo Budiman sebagai Wakil Presiden Direktur, serta Hermawan Tarjono, Daniel Cahya, Alex Sutanto, dan Mona Angelique Susanto sebagai Direktur.
