PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia bahwa kinerja keuangan semester I 2026 tumbuh dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan bersih naik 19 persen dari 239,11 juta dolar AS menjadi 283,37 juta dolar AS. EBITDA tumbuh 25 persen dari 149,23 juta dolar AS menjadi 186,28 juta dolar AS, sementara laba bersih naik 27 persen dari 35,73 juta dolar AS menjadi 45,23 juta dolar AS.

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Utama Syailendra S. Bakrie dan Wakil Direktur Utama Edoardus Ardianto, perseroan menyebut capaian itu ditopang kontribusi berkelanjutan dari portofolio aset yang sudah berproduksi serta kenaikan pendapatan. Perseroan menyatakan akan tetap fokus mengoptimalkan aset yang ada, melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan, dan menjaga pelaksanaan yang disiplin, sembari tetap berhati-hati dalam mengelola sumber daya keuangan dan kebutuhan pendanaannya.

Laporan ini disampaikan oleh Direktur dan Corporate Secretary Riri Hosniari Harahap kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia pada 17 Agustus 2026, sebagai bagian dari kewajiban keterbukaan informasi. Perseroan menyebut akan menyampaikan informasi atau fakta material tambahan kepada kedua regulator jika ada perkembangan lebih lanjut.