ERAA Jelaskan ke BEI Lonjakan Harga Saham 20% dalam 3 Hari
Erajaya menjelaskan ke Bursa Efek Indonesia bahwa lonjakan harga saham 20,45 persen dan melonjaknya volume transaksi awal September dipicu keterbukaan informasi buyback yang sudah diumumkan sebelumnya.
7 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Bursa Efek Indonesia meminta penjelasan kepada Erajaya Swasembada Tbk melalui surat nomor S-11357/BEI.PP2/09-2026 tanggal 4 September 2026, menyusul lonjakan harga dan aktivitas transaksi saham ERAA pada periode 1 hingga 3 September 2026. Harga saham ditutup naik kumulatif Rp101 atau 20,45 persen, dari Rp494 pada penutupan 31 Agustus 2026 menjadi Rp595. Rata-rata volume transaksi harian melonjak menjadi 331.205.367 saham dengan frekuensi 17.200 kali, dibandingkan 106.021.000 saham dengan frekuensi 7.416 kali pada 31 Agustus 2026.
Dalam surat tanggapan tertanggal 4 September 2026 yang ditandatangani Amelia Allen, Kepala Bidang Hukum dan Sekretaris Perusahaan Erajaya, perseroan menjelaskan bahwa sepanjang periode tersebut sudah menyampaikan dua keterbukaan informasi ke publik. Pada 2 September 2026, Erajaya mengumumkan realisasi pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp99.858.096.000 dengan harga rata-rata Rp422,64 per saham. Sehari kemudian, 3 September 2026, perseroan mengumumkan rencana buyback lanjutan dengan alokasi dana maksimal Rp500 miliar untuk periode 4 September hingga 4 Desember 2026, mengacu pada SEOJK Nomor 10/D.04/2026 tentang kebijakan buyback saat kondisi pasar berfluktuasi signifikan.
Di luar dua hal tersebut, perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material lain yang dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usahanya, dan tidak mengetahui adanya aktivitas perubahan kepemilikan dari pemegang saham tertentu selain laporan bulanan registrasi pemegang efek yang rutin disampaikan. Erajaya juga menyebut belum ada rencana dari pemegang saham utama untuk mengubah kepemilikan sahamnya di perseroan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ERAA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.