PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melaporkan telah merampungkan pembelian kembali (buyback) sebanyak 236.270.400 lembar saham dengan total nilai Rp99.858.096.000 per 2 September 2026. Harga rata-rata pembelian adalah Rp422,64 per lembar saham. Laporan ini merujuk pada keterbukaan informasi sebelumnya bernomor 044/ERAA/CS/V/2026 tanggal 29 Mei 2026 yang mengumumkan rencana buyback tersebut.

Transaksi dilakukan bertahap sejak 5 Juni 2026 hingga 26 Agustus 2026, dengan harga beli bergerak dari sekitar Rp320 di awal periode naik menjadi kisaran Rp450 hingga Rp478 pada Agustus. Dengan tambahan pembelian ini, total saham treasuri yang kini dipegang Erajaya mencapai 601.587.822 lembar. Perusahaan menyebut sisa anggaran buyback yang belum terpakai tinggal Rp141.904.000, dari total anggaran yang tampak sebesar Rp100 miliar, artinya program ini sudah hampir seluruhnya terealisasi.

Perseroan menyatakan dampak dari aksi ini adalah bertambahnya jumlah saham treasuri. Program buyback ini dijalankan berdasarkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023 dan Surat Edaran OJK Nomor 10/D.04/2026, yaitu aturan yang memberi keleluasaan bagi perusahaan terbuka untuk membeli kembali sahamnya sendiri saat kondisi pasar modal berfluktuasi signifikan, tanpa melalui proses persetujuan pemegang saham yang biasanya lebih panjang.