Protelindo memperpanjang tender sukarela saham SUPR hingga 21 Oktober 2026, periode terakhir yang diizinkan regulasi, setelah 74,6 persen saham publik ikut berpartisipasi.
25 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Perusahaan menara telekomunikasi Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) melaporkan bahwa PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) resmi memperpanjang masa penawaran tender sukarela (VTO) atas saham-saham SUPR untuk kedua kalinya, dari semula berakhir 23 September 2026 menjadi 21 Oktober 2026. Perpanjangan ini sudah diumumkan lewat surat kabar Kontan dan Neraca serta situs web Protelindo, SUPR, dan Bursa Efek Indonesia pada 22 September 2026. Karena Pasal 17 POJK Nomor 54/2015 membatasi keseluruhan proses VTO paling lama 90 hari, perusahaan menegaskan periode ini adalah perpanjangan terakhir sebelum proses penawaran resmi ditutup.
Dalam laporan yang sama, disampaikan pula hasil sementara partisipasi pemegang saham publik. Dari total 621 pemegang saham publik yang menggenggam 980.044 saham SUPR, sebanyak 57 pemegang saham melepas 220.054 saham pada periode pertama VTO yang berlangsung 24 Juli sampai 24 Agustus 2026, dan 26 pemegang saham lain menambahkan 511.060 saham pada periode kedua, 25 Agustus sampai 23 September 2026. Dengan begitu, total saham yang sudah ditenderkan mencapai 731.114 lembar atau sekitar 74,6 persen dari seluruh saham publik, sementara 541 pemegang saham yang menguasai 248.930 saham, sekitar 25,4 persen sisanya, belum mengambil keputusan untuk ikut serta.
Corporate Secretary SUPR, Ardan R. Wiradhatama, menyatakan bahwa perpanjangan dan hasil sementara VTO ini tidak berdampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Surat ini disampaikan untuk memenuhi ketentuan Pasal III.3.2.5 Peraturan BEI Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting).
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal SUPR? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.