PT Griptha Putra Persada Tbk (GRPH) menggelar Public Expose Insidentil pada Selasa, 15 September 2026 pukul 14.00 WIB lewat Zoom, memenuhi permintaan Bursa Efek Indonesia menyusul penghentian sementara perdagangan sahamnya sejak 8 September 2026. Acara dihadiri Direktur Utama Edwin Leonardo dan Direktur Oei, Selima Ivena Wijaya, serta 21 peserta di luar manajemen dan karyawan perseroan.
Dalam sesi tanya jawab, manajemen menjelaskan bahwa pendapatan perseroan tumbuh 6,7 persen, tetapi laba bruto hanya naik 0,5 persen karena harga pokok penjualan naik lebih tinggi. Selain kenaikan harga bahan baku, penyebabnya adalah perubahan kebijakan pembayaran THR dan bonus untuk kepala bagian, supervisor, asisten manajer, dan manajer, yang tahun sebelumnya dibayarkan pada kuartal ketiga dan kini digeser ke kuartal kedua. Manajemen juga menyebut penurunan aset tidak signifikan, karena dipakai membayar liabilitas, sementara penurunan liabilitas justru lebih besar dari penurunan aset dan diperkuat kenaikan ekuitas.
Soal operasional, tingkat okupansi hotel baru naik tipis dari 68,10 persen menjadi 69,83 persen hingga Juni 2026, dengan target di atas 70 persen pada akhir tahun lewat kamar Executive Room dan kerja sama korporasi, pemerintahan, serta agen perjalanan daring. Perseroan juga memperluas lini usaha lewat salon, rebranding kafe Teman Canda menjadi Kopi100 yang menargetkan kontribusi sekitar 5 persen dari total omset dengan titik impas 9 sampai 12 bulan, serta videotron untuk MICE yang berstatus investasi sendiri dan ditargetkan mendorong pertumbuhan segmen ini 20 sampai 25 persen per tahun.
Manajemen mengungkapkan sedang menjajaki peluang bisnis yang bersifat anorganik dan transformatif yang berpotensi memperbesar skala perseroan, namun menegaskan tahapannya masih sangat awal dan belum ada perjanjian mengikat sehingga realisasinya belum pasti. Perseroan juga menyatakan tidak ada rencana divestasi dari pemegang saham pengendali saat ini, dan berkomitmen menyampaikan informasi secara tepat waktu dan proaktif agar tidak kembali disuspensi.
