Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) memanggil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar Rabu, 18 November 2026, pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, di Ballroom Krakatau, Permata Kuningan Building Lantai 2, Jalan Kuningan Mulia Kav. 9C, Jakarta. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 26 Oktober 2026, sesuai tanggal pencatatan yang ditetapkan perseroan. Rapat ini sendiri molor dari jadwal normal karena Anggaran Dasar perseroan mewajibkan RUPS Tahunan digelar paling lambat 6 bulan setelah tutup tahun buku, sementara Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2025 baru selesai disusun pada 15 Juli 2026. Karena itu, agenda pertama RUPST adalah permintaan dispensasi atas keterlambatan tersebut.
Agenda berikutnya mencakup persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan 2025 beserta laporan pengawasan Dewan Komisaris selama tahun itu, persetujuan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, serta penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 beserta penetapan honorariumnya. Rincian besaran laba yang akan dibagikan maupun nama kantor akuntan publik yang diusulkan belum disebutkan dalam surat pemanggilan ini dan baru akan disampaikan dalam rapat.
Agenda yang paling menyentuh susunan pengurus adalah perubahan Direksi dan Dewan Komisaris. Perseroan mengusulkan mengganti anggota Direksi Mastan Singh, dengan mengangkat Ganesh Tikamdas Ramchandani dan Pasi Ajay Chhotelal sebagai direksi baru. Di jajaran Dewan Komisaris, perseroan mengusulkan mengganti Sandeep Kaur dan mengangkat Timothy James Cornelius sebagai Komisaris Independen.
Bagi pemegang saham yang tidak dapat hadir langsung, perseroan menyediakan mekanisme kuasa elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI atau kuasa non elektronik yang formulirnya dapat diunduh di situs resmi perseroan, dengan surat kuasa harus diserahkan ke biro administrasi efek, PT Datindo Entrycom, paling lambat Selasa, 17 November 2026.
