PT Hillcon Tbk (HILL) melalui biro administrasi efek PT Bima Registra menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk periode yang berakhir 31 Agustus 2026. Tiga pemegang saham dengan kepemilikan 5 persen atau lebih tercatat tidak mengalami perubahan jumlah maupun persentase dibanding bulan sebelumnya: PT Hillcon Equity Management memegang 5.472.759.400 saham (37,12 persen), PT Bukit Persada Indonesia memegang 2.380.700.000 saham (16,15 persen), dan rekening nasabah di PT CGS International Sekuritas Indonesia memegang 2.365.646.700 saham (16,05 persen). Ketiganya menguasai total 10.219.106.100 saham atau 69,32 persen dari 14.741.500.000 total saham HILL yang beredar.
Seluruh direksi dan komisaris, yaitu Komisaris Utama Tan Tjoe Liang, Komisaris Caecilia Sulistiowati, Direktur Utama Hersan Qiu, Direktur Operasional Hermansyah, Direktur Investasi Jaya Angdika, dan Direktur Teknologi Stanley Qiu, tercatat tidak memiliki satu pun saham HILL, sama seperti bulan sebelumnya. Yang berubah hanya jumlah pemegang saham dengan porsi di bawah 5 persen, dari 18.680 investor pada Juli menjadi 18.669 investor pada Agustus, berkurang 11 investor. Meski jumlah investornya berkurang, total saham yang mereka pegang tetap 4.522.393.900 lembar atau 30,68 persen dari seluruh saham beredar, sehingga porsi saham free float perusahaan juga tetap di angka 4.842.363.418 saham atau 30,68 persen.
Dari sisi sebaran, pemodal nasional menguasai 96,31 persen saham HILL atau 14.197.497.800 lembar, sementara pemodal asing memegang 3,69 persen atau 544.002.200 lembar. Secara geografis, pemegang saham di DKI Jakarta mendominasi dengan 12.026.931.000 saham atau 81,59 persen dari total, jauh di atas provinsi lain seperti Jawa Barat yang hanya menguasai 2,57 persen.
