PT Kredit Rating Indonesia (KRI) menerbitkan surat keterangan peringkat bernomor RTG-001/KRI-DIR/VIII/2026 tanggal 13 Agustus 2026 yang menegaskan rating untuk sejumlah instrumen utang terbaru Indah Kiat Pulp & Paper (INKP). Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Tahun 2026 Seri A senilai Rp1,71 triliun yang jatuh tempo 3 September 2029, dan Seri B senilai Rp285,53 miliar yang jatuh tempo 3 September 2031, keduanya diberi rating irAA dengan outlook stabil. Kedua seri ini merupakan bagian dari program obligasi payung senilai maksimal Rp10 triliun.
Untuk instrumen syariah, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap III Seri A senilai Rp766,87 miliar (jatuh tempo 3 September 2029) dan Seri B senilai Rp733,14 miliar (jatuh tempo 3 September 2031) mendapat rating irAAsy dengan outlook stabil. Adapun Obligasi USD Berkelanjutan III Tahap II Seri A senilai US$10,96 juta dan Seri B senilai US$2,8 juta, yang jatuh tempo pada tanggal yang sama dengan seri rupiahnya, memperoleh rating irAA stabil. Total nilai obligasi rupiah pada tahap ini Rp2 triliun dan sukuk Rp1,5 triliun, sejalan dengan penerbitan senilai gabungan Rp3,5 triliun dan sekitar US$13,76 juta yang sebelumnya sudah rampung diterbitkan INKP.
Rating tersebut mengacu pada sertifikat pemeringkatan sebelumnya, RC-004/KRI-DIR/XII/2025 tanggal 12 Desember 2025, yang juga menetapkan rating korporasi INKP di rAA dengan outlook stabil serta mempertahankan rating Obligasi USD Berkelanjutan I Tahun 2023 senilai maksimal US$300 juta di level rAA. Peringkat ini berlaku untuk periode 11 Desember 2025 sampai 1 Desember 2026, dan surat keterangan peringkat sebelumnya yang terbit 29 Juli 2026 dinyatakan tidak berlaku lagi sejak surat baru ini terbit. Laporan ditandatangani Corporate Secretary INKP, Heri Santoso, dan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
