Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) mengumumkan rampungnya proses penawaran umum berkelanjutan tiga instrumen utang pada 31 Agustus 2026. Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III diterbitkan senilai Rp2 triliun, terdiri dari Seri A Rp1,714 triliun berbunga tetap 10 persen per tahun bertenor 3 tahun, dan Seri B Rp285,53 miliar berbunga 10,5 persen bertenor 5 tahun. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap III diterbitkan Rp1,5 triliun, dengan Seri A Rp766,865 miliar memberi nisbah bagi hasil 45,71 persen (setara imbal hasil 10 persen) dan Seri B Rp733,135 miliar dengan nisbah 48 persen (setara 10,5 persen). Perusahaan juga menerbitkan Obligasi USD Berkelanjutan III Tahap II senilai total US$13.760.500, dengan Seri A US$10.962.500 berbunga 6,75 persen bertenor 3 tahun dan Seri B US$2.798.000 berbunga 7,25 persen bertenor 5 tahun.

Seluruh pokok obligasi dan sukuk dibayar penuh saat jatuh tempo (bullet payment), sementara bunga dan bagi hasil dibayarkan setiap tiga bulan. Pembayaran pertama untuk ketiga instrumen jatuh pada 3 Desember 2026, dan pelunasan terakhir sekaligus jatuh tempo adalah 3 September 2029 untuk seri bertenor 3 tahun serta 3 September 2031 untuk seri bertenor 5 tahun. Penjaminan emisi rupiah dipimpin PT BCA Sekuritas untuk obligasi (21,28 persen porsi) dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia untuk sukuk mudharabah (32,67 persen), sedangkan penjaminan obligasi dolar AS didominasi PT Aldiracita Sekuritas Indonesia dengan porsi 57,41 persen. Wali amanat untuk seluruh instrumen adalah PT Bank KB Indonesia Tbk, dan ketiganya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Dokumen yang disampaikan hari ini merupakan perbaikan dan tambahan atas Informasi Tambahan Ringkas yang sudah lebih dulu dipublikasikan di situs perusahaan pada tanggal yang sama, sesuai kewajiban keterbukaan dalam POJK Nomor 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.