Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia rencana penawaran umum berkelanjutan tahap ketiga untuk tiga instrumen sekaligus: Obligasi Berkelanjutan VI, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V, dan Obligasi USD Berkelanjutan III. Ketiganya merupakan bagian dari program Obligasi Berkelanjutan VI dengan target dana total Rp10 triliun. Perseroan sebelumnya telah menerbitkan Tahap I senilai Rp628,095 miliar dan Tahap II senilai Rp2,27596 triliun.

Pada Tahap III ini, INKP akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI senilai sebanyak-banyaknya Rp2 triliun. Dari jumlah itu, Rp1,590895 triliun akan dijamin secara kesanggupan penuh oleh penjamin emisi, artinya perusahaan sekuritas penjamin wajib membeli sendiri obligasi yang tidak laku terjual ke investor sehingga dana yang ditargetkan tetap masuk ke kas INKP. Jaminan penuh ini terbagi dalam dua seri: Seri A senilai Rp1,376725 triliun dengan bunga tetap 10,00 persen per tahun, tenor 3 tahun, dan pokoknya dibayar penuh sekaligus saat jatuh tempo. Seri B senilai Rp214,17 miliar menawarkan bunga tetap 10,50 persen per tahun dengan tenor 5 tahun.

Laporan yang ditandatangani Corporate Secretary Heri Santoso pada 13 Agustus 2026 ini menyebutkan bahwa penawaran tahap ketiga merupakan kelanjutan dari program yang sudah dinyatakan efektif oleh OJK. Rincian lengkap mengenai nilai dan tenor Sukuk Mudharabah serta Obligasi USD Tahap III belum tercantum dalam ringkasan yang diterima Bursa.