PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) mengirim surat koreksi pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ke Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada 29 September 2026. Dalam surat itu, Perseroan menetapkan RUPSLB akan digelar Selasa, 3 November 2026 pukul 14.00 WIB di Gedung Inprase, Jl. Sunter Garden Raya Blok D8 No. 3G-3H, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham per Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB. Pemanggilan resmi rapat dijadwalkan Senin, 12 Oktober 2026, sementara usulan mata acara rapat dari pemegang saham yang mewakili minimal 1/20 total saham berhak suara harus diterima Direksi paling lambat Senin, 5 Oktober 2026.

Mata acara pertama RUPSLB adalah persetujuan pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (private placement) untuk memperbaiki posisi keuangan Perseroan. Dokumen menyebut, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, INPS mencatat defisiensi modal alias ekuitas negatif sebesar Rp42.826.472.764, dengan total liabilitas melebihi 80 persen dari total aset dan modal kerja bersih negatif, sehingga memenuhi syarat POJK 14/2019 untuk melakukan private placement. Rincian jumlah saham, harga pelaksanaan, dan calon pemodal sudah diuraikan dalam keterbukaan informasi yang diumumkan Perseroan pada 25 September 2026, yakni suntikan dana Rp125 miliar dari GIGP yang menaikkan kepemilikannya menjadi 88,32 persen.

Mata acara kedua adalah persetujuan kenaikan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor Perseroan, berikut perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar. Saat ini modal dasar INPS sebesar Rp200 miliar yang terbagi atas 2 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, sedangkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp65 miliar atau 650 juta saham. Besaran modal dasar dan modal disetor yang baru belum disebut dalam surat ini, dan akan diuraikan dalam bahan mata acara rapat yang tersedia sejak tanggal pemanggilan pada 12 Oktober 2026.