24 September 2026Cenderung negatif
Rencana ini condong negatif bagi pemegang saham lama, karena jalan keluar dari ekuitas negatif ditempuh dengan mencetak saham baru dalam jumlah besar, bukan dengan menyuntik kas segar dari luar. Setiap konversi utang menjadi saham menambah jumlah saham…
18 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi SRIL, sebab penempatan sahamnya di papan pemantauan khusus dipicu oleh ekuitas negatif, bukan sekadar perubahan administratif pencatatan. Pos yang tersentuh adalah ekuitas, yaitu selisih antara total aset dan total utang…
7 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini negatif bagi MKNT, karena Bursa memindahkannya ke papan pemantauan khusus akibat dua masalah yang muncul bersamaan, yaitu harga sahamnya sudah di bawah Rp51 dengan transaksi yang sangat sepi, dan ekuitas perusahaan sudah negatif. Ekuitas negatif…
6 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi FLMC, karena ekuitas perusahaan berbalik menjadi minus Rp2,59 miliar dan rugi bersih membengkak hampir delapan kali lipat dalam setahun. Ekuitas adalah selisih antara harta perusahaan dan seluruh utangnya, jadi kalau angkanya…
4 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham karena meski pendapatan melonjak tajam, ekuitas perusahaan tetap negatif dan justru memburuk, sementara kewajiban jangka pendek jauh melampaui aset lancar yang tersedia. Ekuitas adalah selisih antara aset dan…
31 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi TAMA karena ekuitasnya berbalik menjadi minus Rp61,98 miliar, tanda bahwa secara pembukuan total utang perusahaan kini melebihi total asetnya, dipicu rugi bersih yang melonjak lebih dari 20 kali lipat dibanding periode sama…
28 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi Cashlez, karena meski pendapatan tumbuh, rugi bersihnya justru melonjak lebih dari dua kali lipat dan perusahaan kini masuk kondisi ekuitas negatif, alias liabilitas sudah melampaui asetnya. Ekuitas negatif ini penting…
28 Agustus 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi MTFN, karena meski pendapatan tumbuh dua digit, kenaikan itu habis terpakai oleh membengkaknya biaya bahan baku dan kerugian lain-lain, sehingga defisit ekuitas Perseroan justru melebar dari Rp538,7 miliar menjadi Rp564,9…