IPAC Panggil RUPSLB, Bahas Rencana Go Private dan Delisting
Era Graharealty (IPAC) memanggil RUPSLB pada 20 Oktober 2026 untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana go private dan penghapusan pencatatan saham dari Bursa Efek Indonesia.
28 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Era Graharealty Tbk (IPAC) mengumumkan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di TCC Batavia Tower One Lantai 8 Suite 3&5, Jalan KH Mas Mansyur Kavling 126, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemegang saham yang berhak hadir dan memberikan suara adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per Jumat, 25 September 2026, pada penutupan perdagangan saham Perseroan di bursa. Pemanggilan ini menindaklanjuti surat pemberitahuan rencana RUPS sebelumnya bernomor 137/ERA/IX/26 tanggal 11 September 2026, dan ditandatangani oleh Direktur Utama Darmadi Darmawangsa.
Rapat ini membawa dua agenda. Agenda pertama meminta persetujuan pemegang saham atas rencana perubahan status Perseroan dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup atau go private, yang mencakup penghapusan pencatatan saham dari Bursa Efek Indonesia (delisting), penunjukan pihak profesi penunjang untuk memuluskan rencana tersebut, serta pemberian wewenang penuh kepada direksi untuk mengeksekusi seluruh langkah yang diperlukan. Agenda kedua meminta persetujuan perubahan seluruh Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan perubahan status tersebut, termasuk penyesuaian nama perusahaan.
Dokumen ini juga mencantumkan syarat kuorum yang cukup ketat. Agenda pertama harus dihadiri oleh Pemegang Saham Independen, yaitu pemegang saham di luar pihak pengendali dan afiliasinya, yang mewakili lebih dari separuh total saham berhak suara milik kelompok itu, dan disetujui oleh lebih dari separuh suara yang mereka berikan. Agenda kedua mengikuti aturan Anggaran Dasar dan Undang-Undang Perseroan Terbatas, yakni kuorum kehadiran minimal dua pertiga dari seluruh saham berhak suara dan persetujuan lebih dari dua pertiga suara yang hadir. Perseroan menegaskan bahwa agenda kedua hanya akan dibahas jika agenda pertama mendapat kuorum dan persetujuan yang disyaratkan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal IPAC? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.