Putrasakti Mandiri kembali menjual 1 juta saham Puri Sentul Permai pada 28 September dengan harga Rp409, bagian dari restrukturisasi kepemilikan dalam kelompok usaha.
29 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) menerima laporan perubahan kepemilikan saham dari pemegang saham Putrasakti Mandiri, warga negara Indonesia yang bukan anggota direksi maupun komisaris perusahaan. Dalam laporan bernomor LK/29092026/0004/1 yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan pada 29 September 2026, Putrasakti Mandiri melaporkan penjualan 1.000.000 saham KDTN pada 28 September 2026 dengan harga Rp409 per saham secara langsung, bukan melalui pihak terafiliasi.
Tujuan transaksi tertulis sebagai restrukturisasi kepemilikan saham dalam kelompok usaha. Setelah penjualan ini, kepemilikan Putrasakti Mandiri di KDTN turun dari 401.000.000 lembar menjadi 400.000.000 lembar, sementara hak suaranya di perusahaan bergeser dari 32,07 persen menjadi 31,99 persen. Laporan ini merupakan kelanjutan dari transaksi serupa yang sebelumnya diberitakan pada 25 September 2026, di mana Putrasakti Mandiri juga melepas 1 juta saham dengan alasan restrukturisasi kelompok usaha yang sama.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal KDTN? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.