Kemendes PDT Gandeng tvOne, Angkat Potensi 75 Ribu Desa
Kemendes PDT RI dan tvOne teken MoU untuk mempublikasikan potensi ekonomi 75.296 desa di 416 kabupaten dan 38 provinsi.
14 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI) resmi menjalin kerja sama dengan tvOne, lewat penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Kerja sama ini ditujukan untuk memperluas publikasi potensi ekonomi desa ke masyarakat luas, sebagai bagian dari upaya menjadikan desa sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, menyebut Indonesia memiliki 75.296 desa yang tersebar di 416 kabupaten dan 38 provinsi. Menurutnya, jumlah desa sebanyak itu menyimpan potensi ekonomi besar yang selama ini kurang terekspos, sehingga perlu dukungan media agar dikenal lebih luas, termasuk oleh kalangan muda seperti generasi milenial dan gen Z.
Yandri mengaitkan kerja sama ini dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yaitu membangun ekonomi dari desa dan dari bawah untuk pemerataan sekaligus pengentasan kemiskinan. Penandatanganan MoU dilakukan di Studio The Convergence Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemendes PDTtvOneMoUekonomi desa
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.