Krakatau Steel melaporkan pengunduran diri Adityo Haryo Bimo dari Dewan Komisaris per 1 November 2026, disebut tidak berdampak material bagi operasional perusahaan.
2 November 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Krakatau Steel (Persero) Tbk melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia bahwa pada 1 November 2026 perusahaan menerima surat pengunduran diri dari Adityo Haryo Bimo, yang menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan. Laporan ini disampaikan oleh Corporate Secretary KRAS, Rariya Budi Harta, pada 2 November 2026, sesuai ketentuan keterbukaan informasi berdasarkan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E.
Dalam dokumen yang sama, manajemen Krakatau Steel menyatakan bahwa pengunduran diri Adityo tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. Dokumen tidak menjelaskan alasan di balik pengunduran diri tersebut, dan tidak ada keterangan tambahan mengenai siapa yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan di jajaran komisaris.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal KRAS? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.