PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS), emiten distributor alat kesehatan, menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia terkait rencana pembelian kembali atau buyback saham perseroan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. Surat bernomor 040/CS-MM/LABS/VIII/26 itu diteken Direktur Utama Franciscus Xaverius Yoshua Raintjung pada 10 Agustus 2026 pukul 17.13 WIB.

Dalam surat tersebut, manajemen menegaskan bahwa rencana buyback ini tidak berdampak material negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Jenis keterbukaan informasi ini merujuk pada ketentuan khusus Otoritas Jasa Keuangan yang mengizinkan emiten membeli kembali sahamnya sendiri di pasar tanpa lebih dulu meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, sepanjang kondisi pasar sedang mengalami gejolak signifikan.

Perseroan belum mencantumkan besaran dana, jumlah saham yang ditargetkan untuk dibeli kembali, kisaran harga, maupun jangka waktu pelaksanaan dalam surat keterbukaan ini. Detail teknis tersebut, menurut dokumen, disampaikan lewat lampiran terpisah bernomor 040_LABS_KI_Buyback.pdf yang menyertai laporan resmi kepada bursa.