PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) menyampaikan hasil akhir Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2026, setelah masa penawaran umum dan upaya penjualan terbaik (best effort) selesai. Nilai pokok obligasi ditetapkan Rp1 triliun, terdiri dari Seri A sebesar Rp744,815 miliar dengan bunga tetap 10 persen per tahun bertenor 3 tahun, dan Seri B sebesar Rp255,185 miliar dengan bunga tetap 10,5 persen per tahun bertenor 5 tahun. Bunga dibayarkan setiap 3 bulan, dengan pembayaran pertama pada 30 Desember 2026, sementara jatuh tempo Seri A pada 30 September 2029 dan Seri B pada 30 September 2031.
Untuk sukuk mudharabah, jumlah dana yang dihimpun sebesar Rp676,63 miliar. Seri A senilai Rp537,955 miliar memberikan nisbah bagi hasil 14,62 persen dari pendapatan yang dibagihasilkan, setara indikasi imbal hasil 10 persen per tahun selama 3 tahun. Seri B senilai Rp138,675 miliar memberikan nisbah 15,35 persen, setara indikasi imbal hasil 10,5 persen per tahun selama 5 tahun. Jadwal pembayaran bagi hasil sama dengan jadwal bunga obligasi, yakni tiap 3 bulan mulai 30 Desember 2026 hingga jatuh tempo pada 2029 dan 2031 sesuai serinya.
Penjaminan emisi obligasi dipegang delapan sekuritas, dengan porsi terbesar oleh PT BCA Sekuritas 34,74 persen dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia 28,93 persen, disusul PT KB Valbury Sekuritas 15,50 persen, PT Indo Premier Sekuritas 12,49 persen, PT Mandiri Sekuritas 2,91 persen, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 2,62 persen, PT BNI Sekuritas 2,01 persen, dan PT Maybank Sekuritas Indonesia 0,80 persen. Untuk sukuk mudharabah, porsi terbesar dipegang PT Aldiracita Sekuritas Indonesia 30,06 persen, PT BNI Sekuritas 19,62 persen, PT Maybank Sekuritas Indonesia 16,26 persen, PT Mandiri Sekuritas 12,91 persen, PT KB Valbury Sekuritas 8,14 persen, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 6,85 persen, PT Indo Premier Sekuritas 5,78 persen, dan PT BCA Sekuritas 0,38 persen. Wali amanat untuk kedua instrumen ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
