PT Lautan Luas Tbk (LTLS) menyerahkan materi public expose tahunan ke Bursa Efek Indonesia menjelang paparan publik yang akan digelar Selasa, 8 September 2026 pukul 10.00 sampai 11.00 WIB secara daring lewat platform Public Expose Live milik BEI di pubexlive.idx.co.id. Acara akan dihadiri jajaran direksi perseroan yang dipimpin Presiden Direktur Indrawan Masrin, didampingi lima direktur lain termasuk Elly M. Tansil yang menandatangani surat pengantar laporan ini selaku direktur.

Dalam materi tersebut, perseroan memaparkan pendapatan konsolidasi semester I 2026 sebesar Rp5,11 triliun, naik sekitar 21 persen dari Rp4,22 triliun pada semester I 2025. Margin laba kotor ikut melebar dari 15,7 persen menjadi 19,2 persen. Laba bersih tercatat Rp124 miliar, naik 55 persen dari Rp80 miliar pada periode yang sama tahun lalu, sementara EBITDA naik dari Rp278 miliar menjadi Rp411 miliar. Dari sisi segmen, distribusi menyumbang 50 persen pendapatan, manufaktur 44 persen, dan pendukung serta jasa 6 persen.

Per akhir Juni 2026, total aset perseroan tercatat Rp7,65 triliun, total utang Rp4,06 triliun, dan ekuitas Rp3,59 triliun. Rasio utang bersih terhadap ekuitas berada di 0,32 kali dan kemampuan membayar bunga, yaitu EBITDA dibagi beban bunga bersih, naik menjadi 7,44 kali dari 5,10 kali pada semester I 2025. Perseroan juga mencatat dua obligasi berjalan: Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Seri B senilai Rp135 miliar dengan bunga 9,75 persen per tahun yang jatuh tempo 12 November 2026, dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I senilai Rp285,5 miliar dengan bunga 8,75 persen per tahun yang jatuh tempo 4 Juli 2027.

Dari sisi kepemilikan saham, PT Caturkarsa Megatunggal masih menjadi pengendali dengan 56,59 persen saham, disusul publik 36,11 persen, saham treasuri 6,11 persen, dan manajemen 1,19 persen. Materi ini juga menyebutkan LTLS konsisten membagikan dividen sejak 2008 dengan rasio pembayaran sekitar 30 persen dari laba bersih yang menjadi hak pemegang saham induk.