PT Wibowo Group Capital, pengendali baru Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), menuntaskan penawaran tender wajib atas saham publik perseroan yang berakhir pada 8 Oktober 2026. Berdasarkan laporan biro administrasi efek PT Datindo Entrycom tertanggal 9 Oktober 2026, sebanyak 132.838.200 saham diajukan oleh pemegang saham publik lewat 22 formulir penawaran tender, dan seluruhnya dinyatakan lolos verifikasi sehingga dibeli penuh oleh Wibowo Group Capital. Tidak ada satu pun saham yang dikembalikan kepada pemegang saham.

Total saham yang sebenarnya wajib ditawarkan dalam proses ini mencapai 306.259.839 saham, namun yang benar-benar ditenderkan oleh pemegang saham publik hanya 132.838.200 saham, atau sekitar 43 persen dari jumlah yang berhak. Artinya, sebagian besar pemegang saham publik memilih tetap mempertahankan sahamnya di MBSS dan tidak ikut melepas kepemilikan dalam tender wajib ini.

Surat keterangan Datindo Entrycom per 15 Oktober 2026 mencatat komposisi pemegang saham MBSS setelah tender wajib ini rampung: Wibowo Group Capital menguasai 1.576.605.000 saham atau 90,09 persen dari total 1.750.026.639 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh, sementara sisanya, 173.421.639 saham atau 9,91 persen, tersebar di pemegang saham lain yang masing-masing memiliki kurang dari 5 persen. Berdasarkan perhitungan dari angka tersebut, sebelum tender wajib ini Wibowo Group Capital diperkirakan sudah menguasai sekitar 82,5 persen saham MBSS, sehingga pembelian tambahan ini menaikkan porsinya sekitar 7,6 poin persentase.