PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menyampaikan materi Public Expose Tahunan kepada Bursa Efek Indonesia pada 3 September 2026, merujuk pada surat rencana public expose yang sebelumnya dikirim pada 27 Agustus 2026. Dokumen ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Edbert Orotodan dan berisi paparan kinerja perusahaan distribusi farmasi dan alat kesehatan ini sepanjang semester I 2026.

Materi tersebut menunjukkan pendapatan bersih perusahaan naik 10,1% dari Rp7,42 triliun pada semester I 2025 menjadi Rp8,17 triliun pada semester I 2026. Laba bersih tumbuh lebih cepat, naik 12,6% dari Rp200 miliar menjadi Rp226 miliar, sementara EBITDA naik 11,2% dari Rp292 miliar menjadi Rp325 miliar. Laba kotor naik 6,8% menjadi Rp762 miliar, tetapi margin laba kotor terhadap penjualan justru turun dari 9,6% menjadi 9,3%, yang menurut perusahaan disebabkan oleh perubahan komposisi produk dan prinsipal yang didistribusikan. Di sisi lain, proporsi EBITDA terhadap penjualan naik tipis dari 3,9% menjadi 4,0% dan proporsi laba bersih terhadap penjualan naik dari 2,7% menjadi 2,8%.

Dari sisi operasional, perusahaan mendapat sembilan prinsipal baru sepanjang semester I 2026, terdiri dari lima di segmen obat resep (ethical pharma), satu di produk kesehatan konsumen, dan tiga di alat kesehatan. Lini produk alat kesehatan buatan sendiri dengan merek Stardec mencatat kenaikan penjualan 34% dan cakupan rumah sakit naik 12%, dengan ekspor perdana ke Kamboja pada 5 Agustus 2025 dan rencana ekspor ulang pada kuartal III 2026 serta penjajakan pasar ASEAN dan Afrika. Bisnis digital business-to-business perusahaan mencatat kenaikan penjualan 20% dan cakupan mitra 15%, bekerja sama dengan 18 prinsipal dan 40 merek.

Di sisi infrastruktur, perusahaan sedang membangun gudang baru di Medan dengan progres konstruksi 95% dan ditargetkan beroperasi pada kuartal IV 2026, serta menyiapkan lahan pusat distribusi nasional baru seluas 2,7 hektare di Jababeka untuk fasilitas gudang berpendingin, dengan konstruksi direncanakan mulai April 2026 dan beroperasi pada kuartal II 2027.