MKTR Respons Permintaan Bursa soal Volatilitas Sahamnya
MKTR menegaskan tak ada informasi material di balik pergerakan sahamnya yang tak wajar, dan pemegang saham utama belum berencana mengubah kepemilikan 8,27 juta sahamnya.
14 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Arahnya ke mana Netral
Laporan ini netral bagi emiten, karena isinya konfirmasi standar bahwa tidak ada kabar penting yang disembunyikan, bukan kabar baru yang mengubah kondisi keuangan perusahaan. Surat semacam ini muncul ketika bursa melihat saham bergerak tidak wajar dibanding pola perdagangan biasanya, sehingga balasan MKTR sebenarnya memastikan bahwa pergerakan harga itu bukan dipicu rencana korporasi atau langkah pemegang saham dalam waktu dekat. Pemegang saham utama, Fuad Hasan Masyhur, yang menggenggam 8.276.210 lembar saham MKTR, memastikan tidak berencana menambah atau mengurangi kepemilikannya, sehingga struktur pemegang saham dan hak suara di perusahaan diperkirakan tetap sama untuk sementara. Yang perlu dipantau selanjutnya adalah apakah pergerakan harga saham MKTR mereda dalam beberapa hari ke depan, dan apakah pernyataan tidak ada rencana tindakan korporasi maupun perubahan kepemilikan ini tetap berlaku hingga sekitar pertengahan November 2026, batas tiga bulan yang disebut dalam surat ini.
PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia terkait volatilitas transaksi sahamnya, sebagaimana diminta lewat surat BEI nomor S-10595/BEI.PP1/08-2026. Dalam surat balasan bernomor 40/MKTR-IDX/VIII/2026 tertanggal 14 Agustus 2026, Corporate Secretary MKTR Ilhamd Fithriansyah menyatakan perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, baik yang diatur dalam POJK 31/2015 tentang keterbukaan informasi maupun ketentuan III.2.1 Peraturan I-E BEI.
Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur POJK 4/2024, tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam tiga bulan ke depan yang berdampak pada pencatatan saham di bursa, dan tidak ada fakta penting lain yang belum diungkap ke publik.
Untuk poin kepemilikan pemegang saham utama, dokumen melampirkan korespondensi email tertanggal 14 Agustus 2026 antara Corporate Secretary MKTR dan Fuad Hasan Masyhur. Dalam email itu, perseroan menyebut Fuad sebagai pemegang saham utama dengan 8.276.210 lembar saham MKTR dan menanyakan rencana penambahan atau pengurangan kepemilikannya dalam tiga bulan mendatang. Fuad membalas bahwa ia tidak memiliki rencana menaikkan maupun menurunkan kepemilikan sahamnya di MKTR selama periode tersebut.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.