PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX), pemilik jaringan warung mitra MPStore, menjawab permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-11181/BEI.PP1/09-2026 tanggal 3 September 2026 soal lonjakan transaksi sahamnya. Menurut penjelasan Perseroan, pada 28 Agustus 2026 volume perdagangan saham MPIX melonjak menjadi 170.398.400 lembar dengan 15.186 kali transaksi, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 15.235.900 lembar dengan 1.443 kali transaksi. Harga saham ditutup naik Rp15 atau 14,56 persen, dari Rp103 menjadi Rp118.

Direktur sekaligus Corporate Secretary MPIX, Hadiantono, menyatakan Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal terkait lonjakan tersebut, sesuai aturan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-E. Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang wajib dilaporkan berdasarkan POJK Nomor 4 Tahun 2024, dan mengaku sudah mengonfirmasi langsung ke pemegang saham utama bahwa belum ada rencana tindakan korporasi maupun pelepasan status sebagai pemegang saham pengendali.

Dalam jawabannya, MPIX menyebut dua rencana korporasi yang sebelumnya sudah diumumkan dan masih berjalan. Pertama, kerja sama dengan PT VGreen Global Charging Station Investment Indonesia (VinFast) yang diumumkan 19 Mei 2026 untuk menyediakan lokasi stasiun tukar baterai kendaraan listrik di jaringan warung mitra MPStore, yang kini masih dalam proses pengajuan titik lokasi oleh Perseroan dan persetujuan dari VinFast. Kedua, rencana akuisisi 60 persen saham PT Mobile Coin Asia yang bergerak di jasa pembayaran, diumumkan 25 Juni 2026 sebagai bagian dari rencana Perseroan menambah lini usaha baru di bidang penyedia jasa pembayaran, dan saat ini masih menunggu persetujuan Bank Indonesia.