PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) menerima laporan keterbukaan dari Samuel Sekuritas Indonesia, yang menjabat sebagai Direksi perseroan, mengenai perubahan kepemilikan sahamnya. Laporan bertanggal 7 September 2026 itu menyebutkan jumlah saham yang dimiliki naik dari 5.917.373.100 lembar menjadi 6.334.373.200 lembar, bertambah 417.000.100 lembar atau setara 7,05 persen dari kepemilikan sebelumnya. Akibatnya, proporsi hak suaranya di NSSS ikut naik dari 24,86% menjadi 26,61%.

Kenaikan itu berasal dari tiga transaksi yang seluruhnya dicatat sebagai repurchase agreement dan terjadi pada 4 September 2026. Pertama, pembelian 507.293.300 saham biasa seharga Rp795 per saham dengan tujuan penempatan repo. Kedua, penjualan 412.064.000 saham biasa seharga Rp755 per saham untuk pencairan repo. Ketiga, pembelian lagi 321.770.800 saham biasa seharga Rp800 per saham, juga untuk penempatan repo. Seluruh transaksi tercatat atas kepemilikan langsung Samuel Sekuritas Indonesia.

Laporan ini disampaikan sesuai kewajiban Pasal 2 Ayat 2 POJK Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, yang mewajibkan setiap direksi atau komisaris melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya ke Otoritas Jasa Keuangan.