Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melaporkan penutupan sementara operasional Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores, yang dikelola PT Hotel Jayakarta Flores, anak usaha dari PT Hotel Juwara Warga yang sahamnya dimiliki PNSE sebesar 99,99 persen. Penutupan ini menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 dengan pusat di Nagakeo, Nusa Tenggara Timur, pada kedalaman 10 kilometer dan intensitas guncangan level IX atau tergolong hebat. Gempa terjadi Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.58 WITA.

Perusahaan menutup operasional hotel tersebut sejak hari kejadian sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, tanpa menyebut target tanggal buka kembali. Seluruh tamu sudah dipindahkan ke hotel lain milik grup yang tidak terdampak, sementara karyawan dialihkan membantu pengamanan area bersama pihak keamanan hotel. Area hotel dilarang didekati siapa pun kecuali pihak berwenang, dan perusahaan sedang berkoordinasi dengan pihak asuransi melalui broker Perseroan untuk menangani klaim kerugian.

Dalam laporan yang ditandatangani Direktur Ariyo Tejo dan Sekretaris Perusahaan Dadang Suwarsa itu, PNSE menegaskan penutupan fisik satu hotel ini tidak menghentikan bisnis inti perusahaan karena seluruh unit hotel lain, baik yang dimiliki langsung maupun lewat anak usaha, tetap beroperasi. Perusahaan juga menyatakan kejadian ini tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan, kelangsungan usaha, atau posisi hukum dalam jangka panjang, dan berjanji melaporkan perkembangan lebih lanjut begitu ada informasi baru.