PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melaporkan hasil pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) per 4 September 2026 kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia, menyusul keterbukaan informasi 19 Agustus 2026 tentang rencana buyback dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sesuai Pasal 12 ayat (1) Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023. Laporan yang ditandatangani Corporate Secretary Marina Eka Amalia ini merinci transaksi pembelian saham perseroan sendiri selama 11 hari bursa sejak 20 Agustus hingga 4 September 2026.

Rincian transaksi harian menunjukkan pembelian pada 20 Agustus sebanyak 595.900 saham di harga rata-rata Rp2.548, 21 Agustus 187.900 saham di Rp2.552, 24 Agustus 136.200 saham di Rp2.482, 26 Agustus 388.200 saham di Rp2.474, 27 Agustus 660.100 saham di Rp2.553, 28 Agustus 1.331.700 saham di Rp2.591, 31 Agustus 305.000 saham di Rp2.602, 1 September 270.200 saham di Rp2.652, 2 September 168.600 saham di Rp2.657, 3 September 196.200 saham di Rp2.700, dan 4 September 781.700 saham di Rp2.783.

Secara keseluruhan, Prodia telah membeli kembali 5.021.700 saham, setara 0,52 persen dari total saham yang tercatat di BEI, dengan harga transaksi berkisar antara Rp2.474 dan Rp2.783 per saham. Dana yang terpakai untuk seluruh transaksi ini sekitar Rp13,1 miliar, sehingga sisa dana untuk pembelian kembali saham yang masih bisa digunakan perseroan tercatat Rp136.886.305.450 per 4 September 2026.