PT Fitch Ratings Indonesia mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang SANF di AA+(idn) dengan outlook stabil, serta Peringkat Nasional Jangka Pendek di F1+(idn). Keputusan ini tertuang dalam surat bernomor 161/DIR/RATLTR/VIII/2026 tertanggal 21 Agustus 2026, ditandatangani oleh Olly Prayudi selaku Direktur PT Fitch Ratings Indonesia, dan ditujukan kepada Wempy Kunto Wiambodo, Presiden Direktur SANF. Hasil pemeringkatan ini disampaikan SANF ke Bursa Efek Indonesia pada 15 September 2026 oleh Corporate Secretary Davin Susanto.

Afirmasi peringkat AA+(idn) juga berlaku untuk tiga instrumen utang SANF yang masih beredar. Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2024 Seri B senilai Rp500 miliar jatuh tempo 20 Juni 2027, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2023 Seri C senilai Rp250 miliar jatuh tempo 16 Maret 2028, dan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2025 Seri B senilai Rp853 miliar jatuh tempo 8 Juli 2028. Fitch turut mengafirmasi peringkat AA+(idn) untuk payung Obligasi Berkelanjutan V SANF yang bisa diterbitkan hingga maksimum Rp6 triliun. Ketiga hasil pemeringkatan efek tersebut berlaku untuk periode 28 Agustus 2026 sampai 21 Agustus 2027.

Menurut skema Fitch, peringkat AA menunjukkan ekspektasi risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan emiten atau obligasi lain sekelasnya di Indonesia, sementara peringkat jangka pendek F1 menandakan kapasitas terkuat untuk membayar kewajiban tepat waktu. Tanda tambah pada F1+ menunjukkan profil likuiditas yang tergolong kuat.