PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia bahwa perusahaan telah menyiapkan dana untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan VII SMF Tahap II Tahun 2023 Seri B, atau SMFP07BCN2. Dana yang disiapkan terdiri dari pokok obligasi sebesar Rp256 miliar dan bunga sebesar Rp4,048 miliar, untuk dibayarkan pada tanggal jatuh tempo 20 Oktober 2026.

Dalam laporan itu, SMF menyebutkan dana tersebut saat ini sudah ditempatkan dalam bentuk deposito berjangka, bukan sekadar rencana. Laporan bertanggal 4 September 2026 ini ditandatangani secara elektronik oleh Heliantopo selaku Pelaksana Tugas Direktur Bisnis, dan Hilman Asyrofi selaku Kepala Divisi Treasuri dan Hubungan Investor SMF, sesuai kewajiban keterbukaan informasi berdasarkan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E.

Surat ini juga ditembuskan kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku wali amanat obligasi, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan. SMF bergerak di bidang pembiayaan sekunder perumahan dan rutin menerbitkan obligasi berkelanjutan untuk mendanai kegiatan usahanya.