PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) menyampaikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia menanggapi surat permintaan penjelasan BEI Nomor S-10356/BEI.PP3/08-2026 tanggal 5 Agustus 2026, terkait pemberian jaminan perusahaan atau corporate guarantee kepada PT Bank Maybank Indonesia Tbk untuk menjamin kewajiban PT Buana Intertrans. Dalam surat bernomor 130/SMGA/VIII/2026 tanggal 10 Agustus 2026 yang ditandatangani Direktur Utama Raymond Ng Chi Ching, Perseroan menjelaskan bahwa jaminan tersebut diberikan berdasarkan Akta Pemberian Jaminan Perusahaan tanggal 27 September 2024 Nomor 09 di hadapan notaris Rita Heriawati S.H. di Kota Bekasi, dengan nilai maksimum kewajiban yang dijamin sebesar Rp40,5 miliar. Latar belakangnya adalah rencana kerja sama komersial antara SMGA dan Buana dalam proyek pengadaan dan pengangkutan batu bara untuk pembangkit listrik Paiton, di mana Buana akan menangani logistik dan pengangkutan sementara SMGA berperan sebagai salah satu pemasok batu bara. Fasilitas pembiayaan dari Maybank yang diperoleh Buana untuk mendukung kesiapan proyek itulah yang dijamin oleh SMGA.
Perseroan menegaskan pemberian jaminan telah melalui persetujuan internal dan mendapat persetujuan Dewan Komisaris, serta tidak diidentifikasi mengandung benturan kepentingan. Namun dalam perkembangannya, proyek pengadaan dan pengangkutan batu bara yang menjadi dasar kerja sama tidak terealisasi, sehingga rencana kerja sama antara SMGA dan Buana batal berjalan. Menyusul batalnya proyek tersebut, Welly Thomas melepas seluruh kepemilikan sahamnya di Buana dan mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama Buana, sehingga saat ini tidak ada lagi hubungan afiliasi antara SMGA dan Buana. Kedua pihak kemudian resmi mengakhiri kerja sama melalui Surat Pengakhiran Perjanjian tertanggal 27 Februari 2026, dan Buana menyatakan kesanggupan menyelesaikan seluruh kewajibannya kepada Maybank serta mengupayakan pelepasan jaminan SMGA paling lambat enam bulan sejak tanggal pengakhiran tersebut.
Sampai dengan tanggal surat ini disampaikan, yakni 10 Agustus 2026, penyelesaian kewajiban Buana kepada Maybank maupun proses pelepasan corporate guarantee milik SMGA masih berlangsung. Perseroan menyatakan terus berkoordinasi dengan Buana dan Maybank untuk memastikan penyelesaian kewajiban tersebut sekaligus pembebasan SMGA dari jaminan yang telah diberikan.