Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) melaporkan transaksi afiliasi berupa peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan atau disetor pada anak usahanya, PT Anugrahsukses Utama Sejahtera (AUS), yang 99,97 persen sahamnya dikuasai SRAJ. Transaksi ini tercatat sebagai transaksi afiliasi karena hubungan kepemilikan tersebut, namun bukan transaksi material sebab nilai setoran modal Rp37,9 miliar hanya setara 3,47 persen dari ekuitas SRAJ per 30 Juni 2026 yang sebesar Rp1,091 triliun. Perusahaan menyebut tujuannya untuk mendukung pertumbuhan dan memperkuat struktur permodalan AUS.

Berdasarkan akta notaris Dini Herawati tertanggal 21 September 2026 yang telah disetujui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 25 September 2026, modal dasar AUS naik dari Rp76 miliar menjadi Rp150 miliar, sementara modal ditempatkan dan disetor naik dari Rp30,5 miliar menjadi Rp68,4 miliar. Peningkatan ini dilakukan dengan mencatatkan setoran modal di muka yang sebelumnya sudah disetorkan SRAJ menjadi modal disetor resmi, sehingga tidak ada aliran kas baru yang keluar pada tanggal transaksi ini.

Pemegang saham minoritas AUS, Jonathan Tahir, melepaskan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham baru tersebut sehingga seluruh saham baru diambil oleh SRAJ. Komposisi pemegang saham AUS setelah peningkatan modal menjadi SRAJ dengan 683.900 saham senilai Rp68,39 miliar dan Jonathan Tahir dengan 100 saham senilai Rp10 juta.