SULI Beri Penjelasan usai Saham Melonjak 27,78 Persen
SLJ Global (SULI) menyebut lonjakan harga dan volume sahamnya ke BEI tidak dipicu informasi material, sementara rencana konversi utang menjadi saham masih tertunda menunggu pembahasan dengan OJK.
13 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Arahnya ke mana Netral
Penjelasan ini netral bagi fundamental SULI, karena lonjakan harga dan volume yang dipertanyakan BEI justru diakui perseroan tidak dipicu informasi material apa pun, dan belum ada angka baru soal kinerja perusahaan. Yang tetap perlu dicermati adalah rencana PMTHMETD, yaitu penerbitan saham baru tanpa jatah untuk pemegang saham lama, yang dipakai untuk mengubah utang perseroan menjadi saham; kalau nanti benar terlaksana, jumlah saham beredar SULI bertambah dan itu bisa mengencerkan laba per saham serta porsi kepemilikan pemegang saham lama. Rencana ini sebelumnya dijadwalkan 26 Juni 2026 tapi sampai sekarang masih tertunda karena perseroan masih membahas pelaksanaannya dengan OJK, sehingga pembaca perlu memantau kapan skema dan tanggal barunya diumumkan. Lonjakan volume dari 1,87 juta menjadi 220,9 juta saham dalam sehari, dibarengi pengakuan perseroan soal aktivitas pemegang saham tertentu yang dilaporkan rutin lewat BAE, juga layak dipantau lewat pengumuman kepemilikan saham berikutnya.
PT SLJ Global Tbk (SULI) menjelaskan lonjakan volume dan harga transaksi sahamnya kepada Bursa Efek Indonesia, menanggapi surat permintaan penjelasan BEI bernomor S-10468/BEI.PP3/08-2026 tanggal 11 Agustus 2026. Volume transaksi saham SULI melonjak menjadi 220.898.700 saham dengan 17.541 kali transaksi, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 1.877.500 saham dengan 182 kali transaksi. Harga saham SULI ditutup naik Rp25, dari Rp90 menjadi Rp115, atau setara kenaikan 27,78 persen dalam sehari.
Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, baik menurut aturan keterbukaan informasi OJK Nomor 31/POJK.04/2015 maupun ketentuan Peraturan BEI Nomor I-E. Perseroan menegaskan seluruh informasi yang wajib disampaikan kepada pemegang saham dan publik sejauh ini sudah dipublikasikan lewat situs OJK dan BEI. Meski begitu, perseroan mengaku mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu atas saham SULI, yang informasinya diterima secara rutin dari Biro Administrasi Efek (BAE) perseroan, tanpa merinci pihak maupun jumlah sahamnya.
Soal rencana aksi korporasi, perseroan menyatakan masih menunda pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dalam rangka mengonversi utang menjadi saham baru, yang sebelumnya dijadwalkan pada 26 Juni 2026. Perseroan menyebut masih melakukan pembahasan dan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan terkait rencana pelaksanaan PMTHMETD tersebut, tanpa menyebutkan jadwal baru. Surat penjelasan ini ditandatangani secara elektronik oleh Corporate Secretary SLJ Global, Karina Detri Amalia, pada 13 Agustus 2026 pukul 15.30 WIB.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
SULIBEIvolatilitas sahamPMTHMETD
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.