PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) menyampaikan materi paparan publik tahunan periode laporan 2025 kepada Bursa Efek Indonesia, menindaklanjuti surat rencana public expose yang sudah diajukan sebelumnya pada 31 Agustus 2026. Agenda paparan publik dijadwalkan berlangsung di Solo pada 11 September 2026, menampilkan jajaran manajemen yang terdiri dari Direktur Utama Shio Alim Susanto, Direktur Nosijanto Setyo Suheri, Direktur Yan Ginarsatwardi, Komisaris Utama Sri Hetty Turinani, dan Komisaris Independen Tetty Rosa Ria Indah. Materi itu juga mencantumkan struktur pemegang saham Perseroan, yaitu PT Sumber Makmur Lumintu menguasai 77,22 persen, Shio Alim Susanto 11,78 persen, publik 10,98 persen, dan Yan Ginarsatwardi 0,02 persen.

Materi tersebut memaparkan penjualan neto Perseroan pada 2025 tercatat Rp65,23 miliar, anjlok 63,04 persen atau berkurang Rp111,26 miliar dibandingkan 2024 yang mencapai Rp176,49 miliar. Perseroan menyebut penurunan ini dipengaruhi kondisi pasar yang melemah. Berdasarkan rincian produk, penjualan kertas corrugated turun dari Rp164,49 miliar menjadi Rp55,95 miliar dan penjualan paper cone anjlok dari Rp6,21 miliar menjadi hanya Rp24,53 juta, sementara penjualan kertas cheise justru naik dari Rp584,72 juta menjadi Rp7,67 miliar.

Meski penjualan merosot, rugi kotor Perseroan pada 2025 membaik 30,28 persen menjadi Rp38,83 miliar dari Rp55,68 miliar pada 2024, karena penurunan beban pokok penjualan lebih besar dibanding penurunan penjualan. Rugi tahun berjalan juga menyempit 65,78 persen menjadi Rp48,83 miliar dari Rp142,67 miliar, terutama akibat berkurangnya beban pajak tangguhan, transportasi, dan gaji. Namun total ekuitas Perseroan anjlok 79,52 persen menjadi tinggal Rp12,46 miliar dari Rp60,85 miliar akibat akumulasi rugi komprehensif, sementara total liabilitas hanya turun 9,16 persen menjadi Rp382,18 miliar dari Rp420,65 miliar. Total aset Perseroan turut menyusut 18,04 persen menjadi Rp394,64 miliar, dipengaruhi penurunan piutang usaha, persediaan, dan uang muka seiring melemahnya aktivitas operasional.