PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan pembelian 1.445.020 saham seri A dan 2.015.637.361.776 saham seri B di PT Telkom Data Ekosistem (TDE), atau setara 19,19 persen dari seluruh saham TDE yang beredar. Saham tersebut dibeli dari PT Sigma Cipta Caraka atau Telkomsigma, yang merupakan anak usaha Telkom sendiri. Transaksi ini tercatat terjadi pada 17 September 2026 dan dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan pada 18 September 2026 oleh VP Corporate Office Support Telkom, Ambar Permana.

Dengan pembelian ini, seluruh 10.504.517.594.408 lembar saham TDE, atau 100 persen, kini sepenuhnya dimiliki Telkom. Perusahaan menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya mendukung apa yang mereka sebut Unlock DC Co Telkom melalui kemitraan strategis, sekaligus bagian dari program perampingan struktur atau streamlining di lingkup Telkom Group. Karena transaksi berlangsung antara induk usaha dan anak usahanya, Telkom mengklasifikasikannya sebagai transaksi afiliasi sesuai Pasal 6 POJK 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, namun menegaskan tidak ada benturan kepentingan dalam transaksi ini.

Dalam surat yang ditandatangani SVP Corporate Secretary Telkom, Edie Kurniawan, perusahaan menyatakan transaksi ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan Telkom, mengingat uang yang berpindah hanya bergerak di antara entitas dalam satu grup. Dokumen tidak mencantumkan nilai atau harga pembelian saham tersebut.