Anita Anwar, anggota Direksi Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia menjual 32.164.000 lembar saham TOWR pada 16 September 2026 dengan harga Rp437 per saham. Total nilai transaksi tersebut sekitar Rp14,06 miliar. Penjualan ini tercatat bersifat tidak langsung dengan tujuan divestasi.

Sebelum transaksi, Anita memegang 32.166.600 lembar saham TOWR, setara 0,054 persen dari seluruh saham beredar perusahaan. Setelah penjualan, kepemilikannya tersisa hanya 2.600 lembar, sehingga hak suaranya di perusahaan turun menjadi 0,00 persen. Dengan kata lain, ia melepas 99,99 persen dari saham yang sebelumnya ia miliki.

Laporan ini muncul berdekatan dengan laporan direksi TOWR lainnya, Indra Gunawan, yang juga melepas 97,1 persen dari seluruh saham TOWR yang ia miliki. Dalam rentang waktu yang berdekatan, dua anggota direksi TOWR sama-sama melepas hampir seluruh kepemilikan saham mereka di perusahaan.