Direktur Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), Ferdinandus Aming Santoso, melaporkan pembelian 2.577.300 lembar saham biasa TOWR pada 25 September 2026 dengan harga Rp388 per saham. Transaksi berstatus kepemilikan tidak langsung ini disebutkan bertujuan investasi. Dengan pembelian tersebut, jumlah saham yang dimiliki Ferdinandus naik dari 12.613.281 lembar menjadi 15.190.581 lembar, atau bertambah sekitar 20,4 persen dari kepemilikannya sebelum transaksi.

Akibat penambahan itu, hak suara Ferdinandus di TOWR naik dari 0,0213 persen menjadi 0,0257 persen. Laporan ini muncul persis sepekan setelah Ferdinandus melaporkan pelepasan 88,49 persen dari seluruh sahamnya sendiri pada 18 September 2026, yang saat itu memangkas hak suaranya hingga mendekati nol. Pada periode yang sama, dua direksi TOWR lainnya, Indra Gunawan dan Anita Anwar, juga tercatat melepas mayoritas kepemilikan mereka, masing-masing 97,1 persen dan 99,99 persen, sementara komisaris Ario Wibisono melepas porsi kecil sahamnya senilai Rp3,4 miliar.

Dengan pembelian terbaru ini, Ferdinandus menjadi satu-satunya dari jajaran direksi yang melaporkan penambahan saham TOWR dalam sepekan terakhir, di tengah rentetan laporan pelepasan besar dari direksi lain.