TOWR Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar hingga Desember
Sarana Menara Nusantara mengalokasikan hingga Rp500 miliar kas internal untuk membeli kembali sekitar 1,18 miliar sahamnya, setara 2 persen modal disetor, sampai akhir Desember 2026.
30 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) sahamnya sendiri dengan memanfaatkan kelonggaran Otoritas Jasa Keuangan bagi emiten di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sebagaimana diatur dalam Surat OJK No. S-112/D.04/2026 tanggal 9 September 2026. Karena memakai skema ini, rencana tersebut bisa langsung dijalankan tanpa perlu persetujuan rapat umum pemegang saham. Perseroan memperkirakan dana yang dipakai maksimal Rp500 miliar, di luar biaya transaksi dan komisi broker, untuk membeli sekitar 1.183.151.916 lembar saham atau setara 2 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Periode pembelian berlangsung mulai 30 September 2026 sampai 30 Desember 2026, dengan PT BCA Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana, dan perseroan bisa menghentikan program lebih awal jika target dana atau jumlah saham sudah tercapai.
Dana buyback berasal dari kas internal perseroan. Manajemen menyatakan program ini tidak akan berdampak material terhadap pendapatan, kegiatan usaha, maupun kinerja keuangan, dan ditujukan untuk menjaga stabilitas harga saham serta memberi fleksibilitas menuju struktur permodalan yang lebih efisien.
Dalam simulasi proforma per 30 Juni 2026, jika seluruh dana Rp500 miliar terpakai, total aset perseroan turun dari Rp81,842 triliun menjadi Rp81,342 triliun dan ekuitas turun dari Rp29,088 triliun menjadi Rp28,588 triliun. Laba bersih yang menjadi hak pemilik entitas induk tidak berubah, tetap Rp1,857 triliun, tetapi karena jumlah saham yang beredar berkurang, laba per saham diperkirakan naik dari Rp31,91 menjadi Rp32,57.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal TOWR? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.