Eko Santoso Hadiprodjo, anggota Direksi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melaporkan penjualan tidak langsung sebanyak 39.673.000 lembar saham TOWR pada 16 September 2026 dengan harga Rp437 per saham, sehingga total nilai transaksi sekitar Rp17,34 miliar. Kepemilikannya di TOWR turun dari 43.670.000 lembar menjadi 3.997.000 lembar, atau berkurang 90,85 persen dari saham yang sebelumnya ia pegang. Tujuan transaksi yang dicantumkan dalam laporan ke Otoritas Jasa Keuangan adalah divestasi.

Akibat penjualan ini, hak suara Eko Santoso di TOWR anjlok dari 0,074 persen menjadi 0,007 persen. Laporan disampaikan pada 18 September 2026, sesuai kewajiban keterbukaan kepemilikan saham perusahaan terbuka yang berlaku bagi direksi dan komisaris.

Laporan ini menambah daftar pelepasan saham oleh jajaran direksi dan komisaris TOWR dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Direksi Anita Anwar melepas 99,99 persen sahamnya hingga hak suara nol, Direksi Ferdinandus melepas 88,49 persen, Komisaris Kenny Harjo melepas seluruh sahamnya, dan Direksi Indra Gunawan melepas 97,1 persen sahamnya di harga yang sama, Rp437 per saham. Hanya laporan Komisaris Ario Wibisono yang tergolong kecil, yakni 3,15 persen dari kepemilikannya.