Kenny Harjo, Komisaris Sarana Menara Nusantara, melepas seluruh 7.861.000 sahamnya di harga Rp437 per lembar pada 16 September 2026, hak suaranya jadi nol.
18 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Kenny Harjo, anggota Dewan Komisaris Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia telah menjual seluruh 7.861.000 lembar saham TOWR yang dimilikinya. Transaksi tercatat pada 16 September 2026 dengan harga Rp437 per saham, sehingga nilai totalnya sekitar Rp3,44 miliar. Jenis transaksi dicatat sebagai Repurchase Agreement dengan tujuan divestasi, dan kepemilikan Kenny Harjo di TOWR kini menjadi nol lembar.
Sebelum transaksi, hak suara Kenny Harjo di TOWR tercatat 0,0133 persen. Setelah seluruh sahamnya terjual, hak suaranya turun menjadi 0 persen, yang berarti ia sudah tidak lagi memiliki kepentingan kepemilikan apa pun di perusahaan menara telekomunikasi tersebut.
Laporan ini merupakan yang kelima dalam sepekan terakhir dari jajaran direksi dan komisaris TOWR yang melepas saham dalam porsi besar. Sebelumnya Anita Anwar melepas 99,99 persen sahamnya, Indra Gunawan 97,1 persen, dan Ferdinandus 88,5 persen, sementara Ario Wibisono hanya melepas 3,15 persen dari kepemilikannya sendiri.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal TOWR? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.